Monday, March 24, 2008

Film "Fitna" yang menfitnah

Belakangan ini, salah seorang anggota parlement Belanda(Geert Wilders) yang secara terang-terangan "membenci" terhadap Islam mengeluarkan suatu statement untuk menayangkan film "Fitna" ke wilayah Indonesia. Film ini pada dasarnya hanya untuk memancing kemarahan umat Islam di dunia umumnya dan Indonesia pada khususnya...Mungkin ini cara baru Belanda untuk menjajah Indonesia melalui Snocke Hugronje yang bermuka baru

Disaat kita (para pendidik) mengajarkan tentang toleransi antar umat beragama, saling menghargai dan saling menjaga keamanan, ternyata ada pihak yang tidak senang dengan ketenangan dan ketoleransian antar umat yang berbeda.

Kita -Bangsa Indonesia- adalah bangsa yang besar yang telah mengajarkan karakter yang baik untuk bangsanya, betapa "bhinneka tunggal ika" telah menjadi pedoman berbangsa yang sangat ampuh.

Sekali Indonesia tetap Indonesia, sekali tolak..tetap tolak film "fitna"...daripada nonton film yang tidak baik dan memecah persatuan dan kesatuan bangsa, lebih baik nonton film "ayat-ayat cinta"..karya Bangsa Indonesia

1 comments:

Anonymous said...

Wilders Movie Website, Network Solutions, Is Caving Into Radical Islam.

Muslims Against Sharia neither endorse nor condemn "Fitna"; we have not seen the film. However, we find it disturbing that Network Solution suspended "Fitna" website while hosting a multitude of radical Islamic websites, some of which belong to (or are closely affiliated with) terrorist groups.

http://muslimsagainstsharia.blogspot.com/2008/03/is-wilders-movie-website-network.html

 

WHEN SUHENG TALK... Template by Ipietoon Cute Blog Design